Jumat, 31 Desember 2021

Semangat Dik Maya, Menyemangati Sang Ibu

 

 


 Zakat Yogyakarta - 5 bulan berlalu setelah ditinggal sang Ayah, dik Maya harus menerima kenyataan bahwa Ia harus tumbuh tanpa sang Ayah. Dan kini juga harus berusaha menjadi anak yang mandiri karena sang Ibu kini sedang melemah karena penyakit jantung yang dideritanya.

MasyaAllah, Dik Maya yang kami temui adalah sosok yang semangat dan penuh optimisme. Dari tatapannya kami melihat Ia adalah anak yang penuh dengan harapan dan cita – cita. Semangat itu juga Ia tularkan ke sang ibu untuk tetap semangat agar kembali sehat. 


 

Semoga hadiah Jaga Harapan Yatim dari #SahabatSejuk LAZ Nurul Hayat ini, turut menambah semangat menjaga harapan dik Maya. 

 

Selasa, 30 November 2021

Swadaya bersama Masyarakat, LAZ Nurul Hayat Yogyakarta Membangun Instalasi Air Bersih di Gunungkidul

 



Wangen Lor, Kamis 25 November 2021 tim LAZ Nurul Hayat Yogyakarta menyerahkan bantuan pembangunan instalasi air yang digabungkan dengan hasil swadaya masyarakat. Pembangunan instalasi air ini guna melengkapi sumur bor yang sudah dibangun oleh donatur masyarakat sebelumnya agar, kemanfaatan sumur bor dapat segera dirasakan oleh warga Wangen Lor, Semanu, Gunung Kidul.


 

InsyaAllah pembangunan akan dilaksanakan mulai pekan ini. Bangunan Instalasi terdiri atas pembangunan Toren, Pipanisasi, Instalasi listrik dan lain – lain. Setelah pembangunan selesai, instalasi air akan di arahkan ke Masjid, rumah – rumah warga dan akan dimanfaatkan sekitar 90 kepala keluarga

Minggu, 31 Oktober 2021

Usahanya Tak Mampu Bertahan, Sekelompok Tunanetra Membutuhkan Biaya Kembali ke Kampung Halaman

  


Zakat Yogyakarta – Usaha panti pijat, mungkin hingga kini masih menjadi usaha utama bagi para penyandang Tuna netra. Di Jogja sendiri, banyak kita temui hampir di setiap sudut kota. Hingga sebelum pandemi Covid – 19 melanda hampir dua tahun ini, usaha panti pijat menjadi hal yang menjanjikan bagi para penyandang Tuna netra untuk menyambung hidup. Hal itulah yang membuat kelompok Tuna netra yang dipimpin bapak Mujiyono memberanikan diri untuk mendirikan usaha panti pijat di sekitaran Warungboto.

Namun, tak lama berselang Pandemi Covid – 19 menyebabkan banyak usaha terdampak hingga harus tutup. Termasuk usaha panti pijat, dikarenakan protokol kesehatan yang membatasi antar orang saling bersentuhan, membuat panti pijat sepi karena resiko penularan Covid – 19 yang cukup tinggi. Walaupun para tukang pijat Tuna netra telah menjamin protokol kesehatan yang ketat, tidak menjamin kepercayaan publik  terhadap panti pijat sama seperti saat sebelum pandemi melanda.

Satu tahun, Pak Mujiyono dan rekan – rekannya mencoba bertahan, namun tidak ada hasil yang membuat mereka dapat mempertahankan usahanya. Sementara kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi, termasuk untuk membiayai sekolah anak. Hingga mereka menemui jalan buntu mereka terancam tidak dapat melanjutkan kontrak tempat panti pijat, karena kekurangan biaya. Mereka memutuskan untuk menyerah dan kembali ke kampung halaman.




Namun, untuk pindah kembali ke kampung halaman mereka di Gunung Kidul, mereka tidak memiliki biaya dan modal. Saat itulah, Allah pertemukan Pak Mujiyono dan rekan -rekan dengan Nurul Hayat. Alhamdulillah melalui program dana sosial, Nurul Hayat dapat membantu Pak Mujyono dan rekan – rekan untuk memiliki biaya dan modal untuk kembali ke kampung halaman. Bantuan Dana sosial diserahkan langsung kepada penerima pada tanggal 3 Oktober 2021. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan semoga ekonomi Pak Mujiyono dan rekan – rekan dapat segera membaik.

Terima kasih Sahabat Sejuk, atas kontribusinya di program dana sosial.

Jumat, 24 September 2021

LAZNAS Nurul Hayat bantu Badriyah Diana Melunasi Biaya Awal Pendidikan

 


Jum’at 24 September 2021, tim Laznas Nurul Hayat melakukan perjalanan ke daerah bagian timur Kabupaten Gunugkidul, tepatnya Kepanewon (Kecamatan) Semin. Tujuannya adalah SMK Muhammadiyah Semin, disana tim Laznas Nurul Hayat akan menyalurkan amanah Sahabat Sejuk untuk membantu salah satu siswi yang mengalami kesulitan dalam pembayaran biaya pendidikan.

Siswi tersebut bernama Badriyah Diana, siswi kelas X Program Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran. Karena kondisi ekonomi yang sulit, ditambah dampak pandemi yang belum usai hingga hari ini, orang tua mbak Badriyah kesulitan untuk melunasi Kewajiban awal pendidikan. Pihak sekolah sebetulnya telah memberi keringanan berupa pembebasan biaya pendidikan selama beberapa bulan, namun tetap ada kewajiban biaya yang harus ditunaikan peserta didik.

Salah seorang kerabat keluarga mbak Badriyah melihat kesulitan tersebut lantas mencarikan bantuan agar dapat meringankan biaya pendidikan yang tertunggak. Dalam pencarian tersebut, kerabat keluarga mbak Badriyah tersebut sampai di kantor Laznas Nurul Hayat DIY.


 

Setelah melalui proses pendaftaran, pada Jum’at 24 September 2021 tim Laznas Nurul Hayat langsung menuju SMK Muhammadiyah Semin untuk menyerahkan bantuan pelunasan biaya pendidikan ke sekolah. Diterima Kepala Sekolah dan beberapa jajaran guru, Alhamdulillah amanah Sahabat Sejuk untuk membantu biaya pendidikan mbak Badriyah tersampaikan.

Terimakasih Sahabat Sejuk atas bantuan yang diamanahkan kepada kami, semoga menjadi amal jariyah yang berbuah pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan untuk mbak Badriyah semoga proses pendidikannya berjalan lancar dan ilmunya menjadi manfaat. Aamiin

www.nurulhayat.org | www.zakatkita.org

Minggu, 15 Agustus 2021

BANTUAN DANA PENDIDIKAN UNTUK MAS ONA

 


 

Zakat Kita Yogyakarta – Kamis, 12 Agustus 2021 tim Laznas Nurul Hayat DI. Yogyakarta menuju Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul untuk merealisasikan amanah #SahabatSejuk menyalurkan bantuan dana pendidikan untuk salah satu siswa di SMA Negeri 1 Srandakan.

Namanya Ona Rusniawan, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Srandakan. Ia memiliki tunggakan kewajiban dana pendidikan sejak kelas X. Setelah kami telusuri, ternyata mas Ona menjadi yatim tepat ketika Ia diterima menjadi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Srandakan.
Sepeninggal sang ayah, kondisi ekonomi keluarga mas Ona kurang sejahtera. Sang Ibu sebagai tulang punggung keluarga harus bekerja sebagai buruh serabutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun, itu masih kurang untuk membiayai pendidikan mas Ona.
Alhamdulillah sejak kelas X, sekolah memberi kebijakan untuk menangguhkan biaya sekolah, sehingga sang Ibu memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengumpulkan dana pendidikannya mas Ona.

 
Harus tetap sekolah
Sepeninggal sang Ayah tidak membuat Ibunda mas Ona menyerah untuk pendidikan, mas Ona tetap harus sekolah. Pihak sekolah pun mendukung keinginan Ibunda mas Ona dengan menangguhkan keseluruhan biaya pendidikan dan berupaya membantu untuk meringankan kebutuhan belajar online (termasuk bantuan kuota belajar online), sehingga mas Ona tetap bisa sekolah. Sembari itu, ibunda mas Ona masih bekerja sekuat tenaga dan mengusahakan mencari bantuan untuk biaya sekolah mas Ona.
Alhamdulillah, Ibunda mas Ona dipertemukan dengan Laznas Nurul Hayat DI. Yogyakarta. Setelah melalui tahapan registrasi dan survey, Tim Laznas Nurul Hayat DIY bersama mas Ona langsung menuju SMA N 1 Srandakan untuk melunasi tunggakan biaya pendidikan yang telah terkonfirmasi resmi dari sekolah.
Terima kasih #SahabatSejuk atas bantuannya di program Bantuan Pendidikan Dhuafa, semoga menjadi amal jariyah yang berbuah pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Amiin.
Mas Ona merupakan penerima manfaat Bantuan Pendidikan Dhuafa yang kelima di tahun 2021 ini, masih banyak Siswa/i lain yang membutuhkan bantuan pendidikan ini,

Selasa, 29 Juni 2021

Bantu Biaya Sekolah Dik Eko

 



Bantul 8/6/2021, Eko Dwi Susanto seharusnya sudah lega karena dapat lulus dari sekloah tempatnya menimba ilmu. Namun Ia belum bisa menikmati kegembiraan, karena masih ada tanggungan biaya pendidikan yang belum sanggup dilunasi.

Pendapatan sang Ibunda yang bekerja sebagai buruh hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari - hari itu saja sangat pas - pas an. Sedangkan sebagai tulang punggung, Ia harus mencukupi kebutuhan bukan hanya untuk dik Eko, tetapi juga untuk ke tiga anaknya. Sedangkan sang Ayahanda telah tiada.


Pihak sekolah telah berupaya sedemikian rupa agar tanggungan biaya pendidikan dipotong. Namun, tetap masih ada tanggungan biaya wajib yang harus dibayarkan oleh dik Eko.
Alhamdulillah, dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala Bantuan Dana Pendidikan Laznas Nurul Hayat Yogyakarta dapat membantu melunasi tanggungan biaya pendidikan dik Eko. Langsung diterima pihak sekolah, tim relawan Laznas Nurul Hayat Yogyakarta menyerahkan langsung pelunasan biaya tersebut.


Akhirnya, dik Eko bisa lulus dengan tanpa tanggungan. Terima kasih Sahabat Sejuk Nurul Hayat Yogyakarta, atas partisipasinya dalam program Pendidikan. Semoga dapat bermanfaat untuk dik Eko dalam meraih cita - citanya.

Rabu, 26 Mei 2021

Jelang Idul Fitri, Laznas Nurul Hayat Yogyakarta Belanja Pakaian Lebaran Bersama Anak Yatim

 


 

Zakat Yogyakarta – Bantul 9 Mei 2021, Menyambut momen bahagia hari raya Idul Fitri 1442 H Laznas Nurul Hayat Yogyakarta mengajak 23 orang peserta beasiswa Sahabat Yatim untuk berbelanja pakaian dan kebutuhalebaran. Agenda ini merupakan amanah dari Sahabat Sejuk yang berpartisipasi dalam program “Kado Lebaran untuk Yatim” agar adik – adik peserta beasiswa Sahabat Yatim ikut merasakan kebahagiaan menyambut hari raya Idul Fitri.

Bertempat di Toserba Mulia Bantul, tim relawan Laznas Nurul Hayat Yogyakarta dan para Ibunda menemani adik – adik peserta beasiswa Sahabat Yatim untuk berbelanja. Agenda ini juga mendapat dukungan dan fasilitas dari manajemen Toserba Mulia Bantul, sehingga acara berjalan dengan lancar.



Kado lebaran, ternyata tidak berhenti disitu. Tanggal 12 Mei 2021, 1 hari menjelang hari raya Idul Fitri kami mendapat amanah tambahan untuk membelanjakan kado lebaran untuk 9 orang adik – adik peserta beasiswa Sahabat Yatim. Namun, karena padatnya pusat – pusat perbelanjaan, kami tidak dapat mengajak mereka untuk berbelanja demi menjaga dari resiko penularan Covid – 19 yang masih ada hingga saat ini. Untuk itu, tim relawan Laznas Nurul Hayat Yogyakarta yang membelanjakan dan mengantarkan kado lebaran tersebut ke rumah – rumah mereka.



Alhamdulillah, menjelang akhir Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri. Sahabat Sejuk dan Laznas Nurul Hayat dapat berbagi kebahagiaan kepada adik – adik peserta beasiswa Sahabat Yatim. Semoga kado lebaran yang diterima bisa bermanfaat untuk menyambut hari raya Idul Fitri.

Semangat Dik Maya, Menyemangati Sang Ibu

     Zakat Yogyakarta - 5 bulan berlalu setelah ditinggal sang Ayah, dik Maya harus menerima kenyataan bahwa Ia harus tumbuh tanpa sang Ayah...